SARESEHAN PENDAMPINGAN AKADEMIK PRODI PBIO DALAM BENTUK SAFARI ILMIAH

berita-pbio-7 berita-pbio-7b

(19/9) Prodi Pendidikan Biologi menyelenggarakan Saresehan Dosen PA.  dalam acara yang dibuka kaprodi H.M. Joko Susilo, M.Pd itu tujuannya adalah selain membagi pengalaman pendampingan mahasiswa, saresehan juga peninjauan Instruksi Kerja dosen PA bersama buku panduan akademiknya. Etika Dyah Puspitasari, S.Si, M.Pd, penanggungung jawab acara menyampaikan harapannya agar acara ini dapat segera menambah semangat dosen PA prodi.

Tindak lanjut kegiatan tersebut dilaksanakan oleh kelompok mahasiswa bimbingan akademik kelas C semester 3. Mahasiswa dan dosen PA menyelenggarakan serangkaian kegiatan inisiasi dan sosialisasi ilmiah menyambut dan setelah saresehan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan bimbingan akademik khususnya bagi mahasiswa baru dalam membantu mempercepat beradaptasi di lingkungan akademis. Kegitan yang dilaksanakan mulai akhir bulan September 2016 ini dilaksanakan dengan pertemuan umum di PASTY sebagai kontrak belajar pembimbingan, “lotisan” program kelas di Museum Biologi, dan Safari kelas yang diawali dari  rumah dosen pengampu mata kuliah TIK prodi P.Bio, Much Fuad Saifuddin, M.Pd.

berita-pbio-7a berita-pbio-7c

Kegiatan ini memang nantinya akan dibentuk sebagai pola pendampingan akademik yang menjadi model dalam rangka mendekatkan komunikasi antara mahasiswa dengan mahasiswa, mahasiswa dengan dosen, sekaligus mengenalkan lingkungan sekitar kampus yang dipandang perlu untuk mahasiswa. Selama ini masa orientasi kampus (OSPEK) di UAD dengan nama P2K dirasakan masih sangat kurang untuk menyiapkan mahasiswa baru beradaptasi di lingkungan baru. Untuk itu setiap prodi memiliki upaya dalam menambahkan softskill dan hardskill mahasiswa baik itu dengan makrab maupun inisiasi semacam ini.

berita-pbio-7d

Dengan program ini dirasakan lebih tepat sasaran, tepat tujuan, serta memiliki nilai komunikasi yang lebih humanis tanpa mengambil sumberdaya yang dapat mengganggu aktifitas perkuliahan ataupun resiko perpeloncoan. Setiap masalah akan diselesaikan dengan bersama dosen PA dan mahasiswa. Kasus sulit dijawab dengan pengalaman langsung termasuk etika akademik dan mengenalkan beberapa prosedur penting di lingkungan kampus.

Makrab Pendidikan Biologi 2016

berita-pbio-3 berita-pbio-3a

Malam Keakraban yang sering disebut dengan makrab telah diselenggarakan oleh HMPS Pendidikan biologi pada tanggal 24-25 September 2016. Desa wisata Kembang Arum Turi  Sleman menjadi tempat pilihan dalam kegiatan kali ini .  Kegiatan rutin tahunan ini diselenggarakan bertujuan untuk mengakrabkan seluruh civitas akademi dari pendidikan Biologi dengan Mahasiswa Khusunya mahasiswa baru angkatan 2016.  Selain itu juga menumbuhkan rasa kekeluargaan dalam lingkup program Studi Pendidikan biologi.

 Tema yang diusung oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi HMPS Pendidikan Biologi pada makrab 2016 yaitumakrab sebagai  “ Media Melatih Hidup dalam basic Illahiyah dan Ilmiah untuk Civitas pendidikan Biologi” . Acara ini terdiri dari perkenalan dosen, pelatihan kepemimpinan, perkenalan demisioner, BSC, outbond dan Pentas seni. Pada tanggal 24 september juga bertepatan dengan Hari Tani Nasional sehingga memeriahkan semangat makrab tersebut.

Seluruh panitia HMPS telah mempersipakan acara makrab ini dengan sangat matang, walaupun demikian sempat terhalang dengan turunnya hujan deras. Akan tetapi acara tetap berjalan dengan lancar karena hujan mulai reda , pada acara puncaknya diadakan penyalaan api unggun untuk memeriahkan Pentas seni pada malam minggu nya.

Acara ini dihadiri oleh delegasi dari setiap HMPS FKIP dan perwakilan DPM serta  BEM fakultas dan beberapa dosen . Dalam sambutan H. M. Joko Susilo, M.Pd “  selaku Kaprodi mengatakan Pendidikan Biologi i UAD dipercaya menjadi penyelenggara PLPG’’ ini menjadi seuatu prestasi yang cukup memuaskan untuk kita sebagai keluarga besar FKIP.

PRODI PENDIDIKAN BIOLOGI QURBAN DI GIRIMULYO

berita-pbio-2a

Selasa (13/9-2016) Himpunan Mahasiswa Pendidikan Biologi (HMPS) mewakili prodi Pendidikan Biologi (P.Bio) melaksanakan kegiatan qurban di Dusun Punggung, Giripurwo, Kulon Progo. Kegiatan rutin ini membawa tujuan berbagi dan membantu menyalurkan hewan qurban kepada yang memerlukan. Jarak yang cukup jauh dan berliku kurang lebih 1 jam dari Yogyakarta tidak dirasakan ketika niat tulus itu tercapai.

Kerohanian HMPS P.Bio yang mendapat amanah prodi menyelenggarakan kegiatan qurban. Qurban   tahun ini penuh tantangan,mulai dari survey lokasi harus beralih dua tempat, proses penggalangan dana mahasiswa yang terbatas, serta waktu yang harus diatur dengan strategis. “Ketika kegiatan berjalan semua terasa dimudahkan, Alhamdulillah.” ujar Darul ketua departemen kerohanian lega.

Ada 120 kepala keluarga dan mayoritas muslim, menjadi sasaran kegiatan qurban P.Bio. Pimpinan Ranting Muhammadiyah setempat, Surono menyampaikan rasa syukur dan terimakasih. Terlebih  ketua Takmir Sukidi yang merasakan adanya kepedulian kepada mereka meskipun berada di daerah terpencil disekitar lingkungan yang rawan akan kerusakan aqidah.

berita-pbio-2cberita-pbio-2b

Pada kesempatan ini melalui HMPS, prodi dapat menyampaikan 2 kambing, menyalurkan daging sapi,  dan melaksanakan bakti sosial pembagian sembako. Semua terlaksana atas niat bersih, ketulusan, kesungguhan dan sikap positif bahwa qurban bukan untuk ajang pamer dan berhura-hura. Ucapan terima kasih khususnya juga disampaikan kepada Driver UAD (Memed), yang dengan tangkas dan sabar mengantarkan mahasiswa sehingga semua berjalan dengan lancer dan selamat

MANAJEMEN INVASIVE ALIEN SPESIES (IAS)

berita-pbio-1

Kegiatan Regional Training Course on the Management of Invasive Alien Plant Species (IAS) ini dilaksanakan tanggal 29 Agustus – 4 September 2016 oleh SEAMEO BIOTROP memberikan pemahaman tambahan tentang makna ekologi dan biodiversitas. Hendro Kusumo EPM selaku dosen prodi  P.Bio UAD mengikuti kegiatan yang field work nya dilaksanakan di Cibodas Botanical Garden dan Gunung Gde Pangrango National Park Indonesia. Pelatihan angkatan ke-3 ini diikuti wakil pemerintah, taman nasional, kebun raya, perusahaan, dan perguruan tinggi baik di dalam maupun luar negeri.

Hasil dari kegiatan ini diharapkan mampu menjelaskan permasalahan dan adanya resiko IAS kepada masyarakat. IAS merupakan masalah global yang membutuhkan perhatian dan partisipasi serius sekarang ini. Masalah kritis di era ekonomi global (IAS) ini disebabkan perpindahan organisme dari belahan dunia satu ke yang lain. Perpindahan itu disebabkan adanya perdagangan, transportasi, perjalanan dan pariwisata. Banyak organisme hewan, tumbuhan dan mikrobia yang ikut terbawa (terintroduce) dari satu negara ke negara lain. Keberadaannya bisa disengaja untuk diambil manfaatnya ataupun tidak disengaja dan biasanya menimbulkan dampak yang bermacam-macam. Organisme (alien spesies) dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, resiko kesehatan manusia sampai mengganggu kepentingan ekonomi.

Dalam Global Invasive Species Programme (GISP) pengelolaan IAS dilakukan dengan cara mendata seluruh alien species yang dimasukkan dalam upaya pencegahan dan pengawasan; kedua, mengembangkan ilmu pengetahuan dalam melakukan prediksi dampak baik yang invasive / merugikan maupun yang menguntungkan; ketiga, mengembangkan kontrol melalui jalur introduksi yang tidak direncanakan (kunjungan internasional, bandara dan dermaga, serta import barang); dan terakhir mengembangkan teknik pengelolaan untuk me-eradikasi dan mengontrol invasive alien species.