Sensasi Pempek Ikan Biru UAD Fair
YOGYAKARTA – Pempek Ikan Biru UAD Fair dari mahasiswa Pendidikan Biologi kini hadir memeriahkan pameran kewirausahaan tahunan mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan. Kelompok mahasiswa kreatif ini kembali membawa produk kuliner Andalan mereka dengan sentuhan yang lebih segar. Langkah ini diambil setelah mereka melihat tingginya minat pengunjung pada pelaksanaan pameran di tahun sebelumnya.
Mengapa Harus Mencoba Pempek Ikan Biru?
Sejatinya, pempek merupakan makanan khas daerah yang sudah sangat populer di lidah masyarakat. Oleh karena itu, hidangan ini dinilai menjadi peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Kuliner khas palembang ini juga sangat praktis, mengenyangkan, dan disukai oleh banyak kalangan. Selain itu, tim mahasiswa ini terinspirasi oleh kesuksesan para pelaku UMKM kuliner daerah. Mereka ingin membuktikan bahwa mahasiswa juga mampu mengelola bisnis tradisional secara profesional. Melalui ajang pameran kampus ini, mereka belajar langsung mengenai dinamika dunia usaha yang sesungguhnya.
Inovasi Rasa Kekinian yang Unik
Selanjutnya, perbedaan mendasar dari stan ini terletak pada menu yang mereka tawarkan. Kebanyakan mahasiswa stan lain biasanya hanya menjual makanan ringan atau camilan modern biasa. Namun Pempek Ikan Biru UAD Fair berani tampil beda dengan menyajikan menu tradisional yang inovatif.
Berikut adalah beberapa varian menu menarik yang dapat Anda nikmati di stan mereka:
Varian Klasik: Pempek Kapal Selam, Lenjer, Adaan, Keriting, dan Pempek Kulit.
Varian Modern: Pempek Kapal Selam Keju dan Pempek Lenjer Keju.
“Kami menu dengan sentuhan modern melalui varian keju agar menarik minat pelajar. Cita rasa asli pempek tetap terjaga namun tetap mengikuti selera pasar saat ini,” ujar salah satu perwakilan tim mahasiswa.
Strategi Cerdas di Tengah Kesibukan Kuliah
menjangkau bisnis di tengah jadwal perkuliahan yang padat tentu bukan hal yang mudah. Hasilnya, tim mahasiswa ini harus menerapkan strategi manajemen waktu yang sangat ketat. Mereka memilih untuk melakukan proses produksi secara massal pada hari-hari sebelumnya. Kemudian, semua produk tersebut disimpan di dalam mesin pembeku (beku) sebagai stok utama. Metode ini terbukti efektif untuk menjaga kualitas bahan baku agar tetap higienis. Selain itu, strategi ini juga memastikan pelayanan di stan dapat berjalan lebih cepat.
Promosi Kreatif Melalui Media Digital
Terakhir, keunikan nama stan ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Nama merek tersebut terinspirasi dari bahan baku utama mereka, yaitu daging ikan barakuda. Alhasil, nama yang tidak biasa ini sukses memantik rasa penasaran masyarakat luas. Di sisi lain, mereka aktif memanfaatkan media sosial seperti WhatsApp, Instagram, dan TikTok. Promosi digital ini dilakukan secara konsisten sebelum dan selama acara berlangsung. Pemasaran digital ini dikombinasikan dengan pelayanan langsung yang ramah serta menjaga kebersihan produk.



