Muhammadiyah Scholarship Preparation Program (MSPP), Jalan bagi Pemimpi dalam Berdakwah secara Global
Oleh Destri Ratna Ma’rifah., M.Pd. Dosen Program Studi Pendidikan Biologi
Program apa ini?
Mengacu pada informasi yang tercantum dalam laman resmi MSPP, program ini dirancang untuk meningkatkan kesiapan dan kapasitas kader Muhammadiyah yang berprestasi dalam mengakses berbagai skema beasiswa pendidikan tinggi, baik pada jenjang magister (S-2) maupun doktor (S-3) di luar negeri. Beasiswa tersebut tidak hanya bersumber dari pemerintah Indonesia, tetapi juga dari lembaga-lembaga internasional serta universitas di berbagai negara.
Pencapaian tujuan tersebut memerlukan kolaborasi multisektor dari berbagai pemangku kepentingan. Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah; Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) yang berperan dalam distribusi dana kemanusiaan; serta Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani Pimpinan Pusat Muhammadiyah (MPKSDI), bekerja secara sinergis dalam penyelenggaraan program MSPP.
Partisipasi masyarakat, sebagai representasi umat Muslim Indonesia, turut memberikan kontribusi signifikan melalui dukungan pendanaan yang disalurkan melalui Lazismu sebagai sponsor utama program. Dengan demikian, MSPP menjadi manifestasi dari prinsip pengabdian sosial yang bersifat bottom-up: berasal dari masyarakat, dilaksanakan untuk masyarakat, dan pada akhirnya ditujukan untuk kemaslahatan masyarakat luas sebagai perwujudan nilai rahmatan lil ‘alamin.
Mengapa program ini penting?
Muhammadiyah, sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, memiliki kontribusi signifikan dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan pengembangan sosial ekonomi. Dalam konteks tersebut, Muhammadiyah Scholarship Preparation Program (MSPP) berperan strategis sebagai instrumen penguatan kapasitas kader melalui persiapan studi luar negeri. Pendidikan diposisikan bukan hanya sebagai modal untuk meningkatkan kualitas individu dan masa depan, tetapi juga sebagai sarana perluasan dakwah Islam yang membawa nilai-nilai kemaslahatan bagi seluruh umat manusia.
Partisipasi dalam organisasi Muhammadiyah selayaknya bukanlah bersifat paksaan, melainkan berlandaskan kesadaran spiritual serta kecintaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Muhammadiyah berfungsi sebagai wahana pengabdian sosial dan keumatan. Hal ini selaras dengan prinsip Qur’ani yang menekankan pentingnya keteraturan, kebersamaan, dan tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi.
MSPP hadir sebagai program yang memfasilitasi para pencari ilmu, khususnya mereka yang merencanakan studi lanjutan di luar negeri, melalui pelatihan intensif terkait kemampuan bahasa dan persiapan administratif akademik. Sebagai awardee, saya memaknai program ini sebagai bagian dari upaya Muhammadiyah untuk memperkuat peran kader dalam dakwah global. Kegiatan Baitul Arqam yang dilaksanakan sebelum program ini turut memberikan landasan ideologis dan spiritual yang memperkuat motivasi peserta untuk berkontribusi dalam misi dakwah internasional.
Program ini mempertemukan kader Muhammadiyah dari berbagai disiplin ilmu yang memiliki tujuan serupa—melanjutkan studi pada jenjang magister maupun doktoral. Pembinaan ini merupakan investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang memiliki kompetensi berstandar internasional. Keberadaan kader yang unggul secara akademik sekaligus berkomitmen terhadap dakwah menjadi bentuk kontribusi ganda yang strategis bagi masa depan umat dan bangsa.
Bagaimana saya mengikutinya?
Program ini diselenggarakan dalam kurun waktu kurang lebih tiga bulan. Selama masa tersebut, banyak hal yang telah dilaksanakan. Tidak hanya terkait kegiatan akademik dalam pelatihan berbahasa Inggris, tetapi juga pengalaman non-akademis Bersama dengan teman-teman sesame awardee.
Salah satu pengalaman yang cukup membekas adalah ketika kami melaksanakan kegiatan lomba Agustusan. Lomba yang diselenggarakan tidak luas, hanya diikuti oleh kami dan diselenggarakan oleh rekan yang berkenan menjadi panitia. Meskipun demikian, kegiatan tetap berjalan dengan keseruan yang juga merekatkan ikatan silaturahmi yang kami miliki.
Terdapat beberapa cabang lomba yang diadakan, antara lain lomba badminton berpasangan, lomba balap balon, dan lomba makan biskuit serta kerupuk. Perlombaan sederhana tapi mampu memunculkan gelak tawa dari kami yang mengikuti maupun yang menjadi supporter. Kalah menang bukan menjadi soal di sini, melainkan sportivitas serta keinginan untuk berkompetisi menjadi kunci.
Senang, karena bisa kembali mengisi baterai jiwa dengan tertawa bersama teman-teman dalam kompetisi yang ringan saja. Setelah sekian lama saya tidak mengikuti perlombaan yang demikian. Terima kasih atas pengalamannya, teman-teman semua (Awardee MSPP Batch 7 Chapter Malang).




