Dosen Pendidikan Biologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengikuti pelatihan ToT STEM-NEXEL bersama peneliti sains dari SEAMEO-SEAMOLEC
Tangerang, 9 April 2026, SEAMEO-SEAMOLEC ( Southeast Asean Ministers of Education Organization Regional Open Learning Center ) menyelenggarakan pelatihan untuk trainer (ToT) yang diikuti oleh staf peneliti SEAMOLEC serta tim STEM-STEP dari instansi pendidikan, yaitu Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Universitas Sebelas Maret (UNS), dan Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN Palembang). Pelatihan diadakan selama 2 hari, yaitu tanggal 8 – 9 April 2026 di kantor SEAMOLEC, kompleks wisma Universitas Terbuka, Tangerang Selatan.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun grand design pelatihan PD kegiatan STEM-NEXEL serta penyamaan persepsi antara tim STEM universitas dan peneliti SEAMOLEC dalam merancang kegiatan yang nantinya akan diborkan ke sekolah, khususnya guru dan siswa SMP dan SMA. STEM-NEXEL ( Next Generation Experience Learning ) merupakan konsep baru pembelajaran sains yang menitikberatkan keterampilan berpikir siswa dalam memahami, menganalisis, mengomunikasikan, mendengarkan, serta memecahkan masalah secara menyeluruh dalam proses belajar sains. STEM-NEXEL diyakini sebagai ‘hulu’ dari kegiatan STEM yang selama ini telah banyak dilakukan pada proses pembelajaran sains di kelas.
Dosen Pendidikan Biologi UAD yang mengikuti kegiatan ini adalah Irfan Yunianto, M.Sc, Ph.D dan Dr. Risanti Dhaniaputri, M.Sc, merupakan dosen prodi sekaligus bagian dari tim penelitian STEM FKIP UAD. Pada kegiatan hari pertama, dosen kedua memaparkan hasil penyusunan modul STEM tentang unit pembelajaran Kualitas Air dan Kesehatan di Tangan Kita . Modul unit pembelajaran berisi tentang konsep dasar materi, pencapaian kompetensi yang diharapkan, bidang kajian, urutan proses prosesonal, lembar kerja kegiatan siswa, serta produk sains yang dihasilkan dalam proses belajar. Proses belajar unit pembelajaran yang disusun tersebut mengedepankan kemampuan siswa dalam menjelaskan tentang konsep CER, yaitu perumusan C ( Klaim /klaim), penemuan E ( Bukti /Bukti), dan penjelasan R ( Reasoning /Alasan) dari fenomena sains yang ditemukan oleh siswa pada kehidupan sehari-hari. Unit pembelajaran Kualitas Air membahas tentang konsep pengukuran kualitas udara, sedangkan Health in Our Hands menjelaskan tentang konsep diabetes melitus sebagai penyakit genetik. Modul unit pembelajaran yang telah diselesaikan oleh tim STEM selanjutnya akan digunakan sebagai panduan bagi pelaksanaan kegiatan STEM-NEXEL di sekolah.

Kegiatan hari kedua merupakan FGD penyusunan PD Training grand design antara tim STEM universitas dengan peneliti SEAMOLEC. Hasil pembelajaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah: pemahaman terkait prinsip pendekatan STEM-3D, CER, penggunaan pemodelan Sage-Modeler dan CODAP; pembelajaran Deep-Learning melalui penguatan literasi dan numerasi, pelaksanaan unit pembelajaran pada materi perubahan iklim, penyakit menular dan tidak menular , serta inovasi teknologi; penyusunan RPP STEM-NEXEL; mikroteaching ; evaluasi, refleksi dan pendampingan. Harapannya, grand design yang akan diselesaikan pada kegiatan ini merupakan panduan pelaksanaan pelatihan untuk guru dan siswa dalam mengimplementasikan STEM-NEXEL bagi pembelajaran konsep sains di jenjang SMP dan SMA.




